Aplikasi Core Drill Pada Perkerasan Runway

Pada jumat malam kemarin saya mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung aplikasi dari Core Drill di landasan pacu bandar udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Mungkin selama di perkuliahan hanya mendapatkan teori saja tentang alat yang satu ini. Alhamdulillah sekarang sudah tahu cara kerjanya.
Core Drill Machine adalah sebuah alat yang mampu mengebor sebuah beton, beton bertulang ataupun aspal. Core drill ini menggunakan mata bor yang biasa di sebut dengan Diamond drill bit. Ukuran dari mata bor atau diamond drill bit ini juga bervariasi, mulai dari 1″ s/d 8″. Konsumsi power dari core drill machine ini juga ada yang 1350W s/d 3000w tergantung besar dari core drill tersebut.
Sample yang diperoleh dari uji Core Drill ( atau biasa disebut corring ) ini berbentuk silinder. Dari sample tersebut, kita dapat mengetahui secara tepat susunan struktur dari suatu konstruksi jalan, jenis perkerasan, tebal perkerasan, komposisi, persentase susunan dan untuk memeriksa perubahan dari struktur jalan. Sample itu kemudian akan dibawa ke laboraturium untuk di cek ulang, misalnya dengan uji Marshall. Data yang akan diperoleh misalnya Stability, Bulk Density, Flow, Marshall Quotient. Kemudian dengan adanya data-data tersebut, maka akan dijadikan acuan untuk desain dan dibandingkan dengan desain yang dibuat oleh konsultan perencana.
Runway Bandar Udara SSK II ini memiliki panjang 2240 meter. Disepanjang runway tersebut, corring dilakukan sebanyak 4 titik. Yang mana 1 titik mewakili 500 m2 . Sebenarnya jika jumlah titiknya lebih banyak akan semakin bagus karena menghasilkan data yang lebih akurat. Namun pada proyek ini konsultannya bilang cukup 4 titik saja.
Oke langsung saja saya jelaskan langkah-langkah nge-core ( bahasa gaulnya, hehe ) tersebut. Semoga dapat bermanfaat bagi mahasiswa yang belum melihat langsung prakteknya.
Alat yang diperlukan
 
Alat yang diperlukan pada pengujian ini adalah mesin Core Drill, selang air dan pompa, tabung gas.
Pelaksanaan
  • Letakkan mesin Core Drill diatas perkerasan yang ingin diuji dengan posisi tegak lurus terhadap bidang datar.
  • Persiapkan air yang menggunakan sistem pompa. Perlu diketahui, air sangat berguna dalam pekerjaan ini, karena jika terlambat saja memberi air pada mata bor maka akan berakibat kerusakan dari alat Core Drill ini.
  • Selang air dimasukkan kedalam lubang kecil yang ada diatas Core Drill, sehingga air bisa dialirkan dengan cara dipompa. Dengan begitu alat tidak rusak, terutama mata bor
  • Nyalakan mesin Core Drill
  • Setelah nyala, putar stang yang terletak paling atas Core Drill, guna untuk menurunkan mata bor secara perlahan-lahan hingga mengebor perkerasan pada titik yang akan kita tinjau.
  • Setelah perkerasan dibor pada kedalaman tertentu, putar stang dengan arah yang berlawanan untuk menaikkan kembali mata bor
  • Kemudian ambil hasil dari pengeboran tersebut dengan menggunakan penjepit. Namun pada praktek dilapangan kemarin, mereka menggunakan obeng pipih untuk mengambil samplenya. Yaitu dengan mencungkil bagian tepi sample.

Setelah sample diambil, kemudian ukur dimensi dan ketebalannya. Akan terlihat nanti pebedaan lapisan pada perkerasan itu tiap beberapa cm. Para konsultan itu bisa membaca perbedaannya, namun saya yang masih awam cuma bisa angguk-angguk..hehee

  •  Selanjutnya sample dibawa untuk diuji.
Namun pekerjaan bukan hanya sampai disini. Lubang-lubang yang disebabkan oleh corring tadi harus ditutup kembali. Apalagi lokasi pekerjaan ini adalah Runway. sangat berbahaya jika dibiarkan berlubang, bisa-bisa pesawat tergelincir.
Lubang-lubang tersebut ditutup dengan aspal. Aspal yang dibawa tentu masih dalam keadaan kering, nah untuk mencairkannya dilakukan pemanasan dengan menggunakan api yang bersumber dari tabung gas. Ketika aspal sudah memanas segera masukkan kedalam lubang tadi. Kemudian padatkan hingga permukaannya rata kembali. Begitu seterusnya untuk 4 titik yang diuji.
Setelah semua proses dilakukan, kami kembali ke markas Waskita dan makan nasi goreng + teh telur gratis disana…hehe.
oke deh sekian dulu Aplikasi Core Drill Pada Perkerasan Runway Bandar udara SSK II, Pekanbaru. Mohon maaf jika ada yang ahli dalam masalah ini, saya mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan pada penulisan ini. Dan mohon koreksinya jika ada yang kurang, karena saya juga masih dalam tahap belajar. Harap maklum🙂 .
Dan buat teman-teman Civilers diseluruh Indonesia, semoga bermanfaat …hidup teknik sipil !!!!
Wassalam….

Posted on April 1, 2013, in Jalan Raya, TRANSPORTASI and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: